Emphysema adalah penyakit progresif dengan gejala batuk dan sesak
napas yang paling umum dan khas yang disebabkan oleh paparan asap
berkepanjangan.
Individu yang terkena dengan defisiensi antitrypsin alpha-1 cenderung mengembangkan gejala emfisema pada usia lebih dini. Emfisema adalah subtipe penyakit paru obstruktif kronik (PPOK di AS; DINGIN, penyakit paru obstruktif kronik di Inggris). Kebanyakan pasien, kecuali pada mereka yang penyakitnya merupakan
hasil dari defisiensi genetik (defisiensi antitrypsin alpha-1), memiliki
manifestasi variabel dari berbagai komponen PPOK yang meliputi:
bronkitis kronis,
asma,
emfisema, dan
bronkiektasis.
Setiap subtipe memiliki gejala karakteristik; terutama yang terkait dengan emfisema adalah sesak nafas dan mengi. Awalnya sesak nafas (dyspnea) terjadi dengan aktivitas; seiring
berjalannya waktu dan penyakit berkembang, episode dyspnea terjadi
lebih sering akhirnya terjadi saat istirahat membuat aktivitas harian
yang rutin sulit dilakukan dan dengan demikian mengubah gaya hidup.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar