Infeksi Saluran Pernapasan Atas

Saluran pernapasan bagian atas meliputi sinus, saluran hidung, faring, dan laring. Struktur-struktur ini mengarahkan udara yang kita hirup dari luar ke trakea dan akhirnya ke paru-paru agar respirasi berlangsung.
Infeksi saluran pernafasan atas, atau infeksi saluran pernapasan atas, adalah proses infeksi dari salah satu komponen saluran udara bagian atas.
Infeksi pada area spesifik dari saluran pernapasan bagian atas dapat dinamai secara khusus. Contoh-contoh ini mungkin termasuk rinitis (radang rongga hidung), infeksi sinus (sinusitis atau rinosinusitis) - radang sinus yang terletak di sekitar hidung, pilek biasa (nasopharyngitis) - radang nares, faring, hipofaring, uvula, dan amandel , faringitis (radang pharynx, uvula, dan amandel), epiglottitis (radang bagian atas laring atau epiglotis), laringitis (radang laring), laringotrakeitis (radang laring dan trakea), dan trakeitis (radang trakea).
Infeksi saluran pernapasan atas adalah salah satu penyebab paling sering untuk kunjungan dokter dengan berbagai gejala mulai dari pilek, sakit tenggorokan, batuk, kesulitan bernapas, dan kelesuan. Di Amerika Serikat, infeksi saluran pernafasan atas adalah penyakit paling umum yang menyebabkan hilangnya sekolah atau bekerja.
Meskipun infeksi saluran pernafasan atas dapat terjadi kapan saja, mereka paling sering terjadi pada bulan-bulan musim gugur dan musim dingin, dari bulan September hingga Maret. Ini dapat dijelaskan karena ini adalah bulan sekolah biasa ketika anak-anak dan remaja menghabiskan banyak waktu dalam kelompok dan di dalam pintu tertutup. Selain itu, banyak virus infeksi saluran pernapasan atas berkembang dalam kelembaban rendah di musim dingin.pemikiran wanita
Definisi dan fakta infeksi pernafasan atas

    
Infeksi saluran pernapasan atas (URI) adalah salah satu alasan paling umum untuk kunjungan dokter.
    
Infeksi saluran pernapasan atas adalah penyakit yang paling umum yang mengakibatkan kehilangan pekerjaan atau sekolah.
    
Infeksi saluran pernapasan atas dapat terjadi kapan saja, tetapi paling sering terjadi pada musim gugur dan musim dingin.
    
Sebagian besar infeksi saluran pernapasan atas disebabkan oleh virus dan terbatas secara mandiri.
    
Gejala infeksi saluran pernapasan atas termasuk
        
batuk,
        
bersin,
        
cairan hidung,
        
hidung tersumbat,
        
hidung meler,
        
demam,
        
tenggorokan gatal atau sakit, dan
        
pernapasan hidung.
    
Antibiotik jarang diperlukan untuk mengobati infeksi saluran pernapasan bagian atas dan umumnya harus dihindari, kecuali dokter mencurigai adanya infeksi bakteri.
    
Teknik sederhana, seperti mencuci tangan dengan benar dan menutupi wajah saat batuk atau bersin, dapat mengurangi penyebaran infeksi saluran pernapasan bagian atas.
    
Gambaran umum untuk infeksi saluran pernapasan atas adalah baik, meskipun kadang-kadang komplikasi dapat terjadi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar